The Spirit Of An Najah

" Menuntut ilmu merupakan kewajiban atas setiap muslim. [HR. Ibnu Majah, no:224, dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani di dalam Shahih Ibni Majah] "
“Barangsiapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah melepaskan tiap-tiap kegundahan mereka, melepaskan tiap-tiap kesempitan mereka dan memberinya rezki secara tak terduga-duga.” (H. R. Abu Daud).

Minggu, 18 Maret 2012

malam taqurub

SEMANGAT MALAM TAQORUB 
Jum’at pagi yang gerimis tidak menyurutkan langkah para ustadz/ah dan santri untuk berangkat ke sekolah tercinta SDIT An Najah Jatinom Klaten.
Hari itu terlihat pemandangan yang berbeda, saat berangkat tampak beberapa santri membawa tas yang lebih besar dari biasanya. Mereka adalah santri kelas 6. Pagi itu mereka membawa bekal untuk menginap di sekolah karena Jum’at dan Sabtu, 2 – 3 Maret 2012 santri kelas 6 SDIT An Najah mengikuti malam taqorub menginap disekolah.
Taqorub artinya mendekatkan diri kepada Allah. Jadi tujuan diselenggarakannya malam
taqorrub di SDIT An Najah adalah agar para santri kelas 6 lebih dekat kepada Allah dan untuk menyiapkan mental mereka menghadapi rangkain USBN. Karena kesuksesan UASBN selain ditentukan oleh faktor kematangan penguasaan akademik juga sangat dipengaruhi oleh mental serta keajaiban doa.
Malam taqorub diawali dengan pembukaan oleh kepala sekolah Ust Khamim,S.Ag dilanjutkan dengan break makan snack.
Acara selanjutnya motivasi dari tim SMP Muhammadiyah 1 Solo. Para santri begitu antusias mengikuti acara tersebut. Motivator menyatakan bahwa salah satu kunci sukses UASBN adalah persiapan mental. Karena itulah santri dimotivasi untuk menyiapkan mental, motivator memberikan sugesti agar
santri optimis bisa menghadapi UASBN. Selain itu motivator juga melakukan hipnoterapi pada para santri sehingga mereka tertidur. Saat tidur tersebut motivator mengajak santri untuk  mengingat kebaikan orang tua, ustadaz/ah ataupun teman. Santri juga diajak untuk mengingat kembali kesalahannya, baik pada ortu, ustadz/ah ataupun teman setelah itu diharapkan santri mau meminta maaf dengan ikhlas sehingga hati tenang.
Pesan motivator di rumah santri diminta untuk meminta do’a restu pada orang tua agar sukses UASBN. Santri begitu terbawa dengan apa yang dikatakan motivator sehingga kebanyakan siswa sampai menangis. Ketika terbangun ustadz/ah bertanya pada santri, tadi pas tidur kemana? Santri menjawab “ jalan – jalan ke sawah, ke sungai bermain air dan melihat laki-laki dan wanita yang tua renta sakit-sakitan. Ustadzah bertanya lagi, kenapa tadi menangis? Ada beberapa jawaban antara lain: “ sedih membayangkan laki-laki dan wanita yang tua renta sakit-sakitan tersebut adalah orang tua mereka sayangi, ada juga yang menangis karena merasa selama ini telah sering menyakiti teman, ada juga yang sadar selama ini telah berani pada ortu.
Alhamdulillah……,para santri telah bisa menyadari kesalahnya. Setelah tenang mereka segera saling meminta maaf kepada sesama teman dilanjutkan  meminta maaf pada ustadz/ah. Selain itu mereka juga berjanji sesampainya dirumah akan minta maaf pada orang tua. Mereka juga berjanji akan menjadi lebih baik.Amin.
Setelah hipnoterapi ustadzah bertanya pada para santri “anak-anak, bagaimana perasaanmu sekarang? Santri menjawab “ Alhamdulillah OTAK FRESS, HATI TENANG Ust…”
Setelah itu mereka istirahat sebentar dilanjutkan dengan makan siang dan sholat jum’at. Kemudian dilanjutkan dengan shering bersama alumni SDIT An Najah antara lain mba Via, mz Wahid serta mz Kaka. Saat syaring tersebut para alumni menceritakan pengalaman di pondok pesantren/SMP. Kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog,para santri kelas 6 antusias untuk menanyakan pengalaman kunci sukses UASBN saat SD, NEM yang didapat alumni dll. Setelah itu para santri istirahat,mandi.
Satu jam sebelum magrib  para santri mengikuti pelatihan membaca Al Qur’an dengan metode TARSANA ( tartil, sari’, naghom ). Santri antusias sekali, dengan cepat mereka bias menguasai apa yang diajarkan.
 
Tak terasa waktu magrib telah tiba. Para santri segera kemushola dan sholat berjamaah dilanjutkan makan bersama. Setelah makan dilanjutkan istirahat, setiap istirahat dimanfaatkan santri untuk membaca Al Qur’an karena saat malam taqorub tersebut setiap santri dan ustadz/ah serta karyawan ditarget untuk membaca 1 juz. Waktu isya telah tiba, para santri sholat berjamaah dilanjutkan dengan nonton film kemudian materi yang mengisahkan tentang para sahabat nabi dan para tokoh yang telah khatam Al Qur’an sejak usia dini. Tujuan dari materi tersebut adalah agar para santri cinta Al Qur’an sejak dini. Karena Al Qur’an adalah sumber ilmu. Tanpa terasa waktu menunjukkan pukul 22.00, para santripun segera tidur.
Pukul 03.00 para santri dibangunkan untuk sholat lail. Walau masih mengantuk santri sholat khusuk.  kemudian dilanjutkan dengan bedah doa QS thaahaa : 114, 25 – 28 yang berisi tentang ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amalan yang diterima. SUBHANALLAH……walau masih pagi buta ,cuaca dingin sekali para santri tetap semangat bersama-sama melafalkan surat tersebut. Selesai bedah do’a dilanjutkan sholat subuh. Setelah subuh acara selanjutnya adalah  tips dan trik sukses UASBN diantara lain:belajar, berusaha dan berdoa selain itu juga dipaparkan agar santri membuat target-target sejak dini dan tidak takut untuk bermimpi.
Alhamdulillah acara selesai Semoga setelah malam taqorub ini para santri semakin dekat kepada Allah, semakin baik akhlaknya, tambah rajin belajar, mendapat nilai UASBN yang memuaskan, punya mimpi-mimpi besar dan sukses dimasa datang. Amin.
Sabtu pagi jam 7 para santri berhamburan keluar sekolah. Para orang tua kebanggaan telah menanti didepan sekolah. Ustadz/ah melepas para santri dengan senyum dan doa semoga selamat sampai dirumah. (by : Us Yuni)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar