SEMANGAT MALAM TAQORUB
Hari itu terlihat pemandangan yang
berbeda, saat berangkat tampak beberapa santri membawa tas yang lebih besar
dari biasanya. Mereka adalah santri kelas 6. Pagi itu mereka membawa bekal
untuk menginap di sekolah karena Jum’at dan Sabtu, 2 – 3 Maret 2012 santri
kelas 6 SDIT An Najah mengikuti malam taqorub menginap disekolah.
Taqorub artinya mendekatkan diri
kepada Allah. Jadi tujuan diselenggarakannya malam
taqorrub di SDIT An Najah adalah agar para santri kelas 6 lebih dekat kepada Allah dan untuk menyiapkan mental mereka menghadapi rangkain USBN. Karena kesuksesan UASBN selain ditentukan oleh faktor kematangan penguasaan akademik juga sangat dipengaruhi oleh mental serta keajaiban doa.
taqorrub di SDIT An Najah adalah agar para santri kelas 6 lebih dekat kepada Allah dan untuk menyiapkan mental mereka menghadapi rangkain USBN. Karena kesuksesan UASBN selain ditentukan oleh faktor kematangan penguasaan akademik juga sangat dipengaruhi oleh mental serta keajaiban doa.
Malam taqorub diawali dengan
pembukaan oleh kepala sekolah Ust Khamim,S.Ag dilanjutkan dengan break makan
snack.
Acara selanjutnya motivasi dari
tim SMP Muhammadiyah 1 Solo. Para santri begitu antusias mengikuti acara
tersebut. Motivator menyatakan bahwa salah satu kunci sukses UASBN adalah
persiapan mental. Karena itulah santri dimotivasi untuk menyiapkan mental, motivator
memberikan sugesti agar
santri optimis bisa menghadapi UASBN. Selain itu motivator juga melakukan hipnoterapi pada para santri sehingga mereka tertidur. Saat tidur tersebut motivator mengajak santri untuk mengingat kebaikan orang tua, ustadaz/ah ataupun teman. Santri juga diajak untuk mengingat kembali kesalahannya, baik pada ortu, ustadz/ah ataupun teman setelah itu diharapkan santri mau meminta maaf dengan ikhlas sehingga hati tenang.
santri optimis bisa menghadapi UASBN. Selain itu motivator juga melakukan hipnoterapi pada para santri sehingga mereka tertidur. Saat tidur tersebut motivator mengajak santri untuk mengingat kebaikan orang tua, ustadaz/ah ataupun teman. Santri juga diajak untuk mengingat kembali kesalahannya, baik pada ortu, ustadz/ah ataupun teman setelah itu diharapkan santri mau meminta maaf dengan ikhlas sehingga hati tenang.
Pesan motivator di rumah santri
diminta untuk meminta do’a restu pada orang tua agar sukses UASBN. Santri begitu
terbawa dengan apa yang dikatakan motivator sehingga kebanyakan siswa sampai
menangis. Ketika terbangun ustadz/ah bertanya pada santri, tadi pas tidur
kemana? Santri menjawab “ jalan – jalan ke sawah, ke sungai bermain air dan
melihat laki-laki dan wanita yang tua renta sakit-sakitan. Ustadzah bertanya
lagi, kenapa tadi menangis? Ada beberapa jawaban antara lain: “ sedih membayangkan
laki-laki dan wanita yang tua renta sakit-sakitan tersebut adalah orang tua
mereka sayangi, ada juga yang menangis karena merasa selama ini telah sering
menyakiti teman, ada juga yang sadar selama ini telah berani pada ortu.
Alhamdulillah……,para santri telah
bisa menyadari kesalahnya. Setelah tenang mereka segera saling meminta maaf
kepada sesama teman dilanjutkan meminta
maaf pada ustadz/ah. Selain itu mereka juga berjanji sesampainya dirumah akan
minta maaf pada orang tua. Mereka juga berjanji akan menjadi lebih baik.Amin.
Setelah hipnoterapi ustadzah
bertanya pada para santri “anak-anak, bagaimana perasaanmu sekarang? Santri
menjawab “ Alhamdulillah OTAK FRESS, HATI TENANG Ust…”
Setelah itu mereka istirahat
sebentar dilanjutkan dengan makan siang dan sholat jum’at. Kemudian dilanjutkan
dengan shering bersama alumni SDIT An Najah antara lain mba Via, mz Wahid serta
mz Kaka. Saat syaring tersebut para alumni menceritakan pengalaman di pondok
pesantren/SMP. Kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog,para santri kelas 6
antusias untuk menanyakan pengalaman kunci sukses UASBN saat SD, NEM yang
didapat alumni dll. Setelah itu para santri istirahat,mandi.
Satu jam sebelum magrib para santri mengikuti pelatihan membaca Al
Qur’an dengan metode TARSANA ( tartil, sari’, naghom ). Santri antusias sekali,
dengan cepat mereka bias menguasai apa yang diajarkan.
Tak terasa waktu magrib telah
tiba. Para santri segera kemushola dan sholat berjamaah dilanjutkan makan
bersama. Setelah makan dilanjutkan istirahat, setiap istirahat dimanfaatkan
santri untuk membaca Al Qur’an karena saat malam taqorub tersebut setiap santri
dan ustadz/ah serta karyawan ditarget untuk membaca 1 juz. Waktu isya telah
tiba, para santri sholat berjamaah dilanjutkan dengan nonton film kemudian materi
yang mengisahkan tentang para sahabat nabi dan para tokoh yang telah khatam Al
Qur’an sejak usia dini. Tujuan dari materi tersebut adalah agar para santri
cinta Al Qur’an sejak dini. Karena Al Qur’an adalah sumber ilmu. Tanpa terasa
waktu menunjukkan pukul 22.00, para santripun segera tidur.
Pukul 03.00 para santri
dibangunkan untuk sholat lail. Walau masih mengantuk santri sholat khusuk. kemudian dilanjutkan dengan bedah doa QS
thaahaa : 114, 25 – 28 yang berisi tentang ilmu yang bermanfaat, rizki yang
baik dan amalan yang diterima. SUBHANALLAH……walau masih pagi buta ,cuaca dingin
sekali para santri tetap semangat bersama-sama melafalkan surat tersebut.
Selesai bedah do’a dilanjutkan sholat subuh. Setelah subuh acara selanjutnya
adalah tips dan trik sukses UASBN
diantara lain:belajar, berusaha dan berdoa selain itu juga dipaparkan agar
santri membuat target-target sejak dini dan tidak takut untuk bermimpi.
Alhamdulillah acara selesai Semoga
setelah malam taqorub ini para santri semakin dekat kepada Allah, semakin baik
akhlaknya, tambah rajin belajar, mendapat nilai UASBN yang memuaskan, punya
mimpi-mimpi besar dan sukses dimasa datang. Amin.
Sabtu pagi jam 7 para santri
berhamburan keluar sekolah. Para orang tua kebanggaan telah menanti didepan
sekolah. Ustadz/ah melepas para santri dengan senyum dan doa semoga selamat
sampai dirumah. (by : Us Yuni)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar